Gubernur Kalimantan Tengah luncurkan Program Pendidikan Dokter Spesialis Obsteri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya

Usai peresmian gedung MERC di kampus Universitas Palangka Raya, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peluncuran Program Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah. Peluncuran dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, S.Ikom didampingi oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd serta Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Bappenas RI, Pungkas Bahjuri Ali, STP., M.S., Ph.D dalam rangkaian Launching Program Strategis Sektor Pendidikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Peluncuran Program Pendidikan Dokter Spesialis tersebut menjadi tonggak penting bagi pengembangan Pendidikan Kedokteran di Kalimantan Tengah, khususnya dalam memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak. Dengan hadirnya Program Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, diharapkan Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya dapat berperan lebih besar dalam mencetak dokter spesialis yang kompeten, sekaligus membantu mengatasi kebutuhan tenaga medis spesialis di Kalimantan Tengah dan kawasan sekitarnya. Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, S. Ikom dalam sambutannya menyampaikan bahwa peluncuran berbagai program pendidikan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan wujud komitmen nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Tengah. Program yang diluncurkan meliputi D-1 Vokasi Pertanian UMPR, bantuan seragam sekolah, pendidikan dokter spesialis kandungan di Universitas Palangka Raya, serta kerja sama dengan perguruan tinggi se-Kalimantan Tengah.

Gubernur menegaskan bahwa pemerintah daerah Provinsi Kalimantan Tengah tidak ingin ada masyarakat yang kehilangan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan kehidupan yang layak, sehingga sektor pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas pembangunan, meskipun terjadi penurunan anggaran daerah. Menurutnya, berbagai program seperti Satu Rumah Satu Sarjana, Sekolah Gratis, dan bantuan seragam sekolah merupakan bagian dari upaya memperluas akses pendidikan. Gubernur juga menyambut baik peluncuran Program Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi di Universitas Palangka Raya sebagai langkah strategis untuk memperkuat layanan kesehatan serta menambah ketersediaan tenaga dokter spesialis di Kalimantan Tengah.