Universitas Palangka Raya (UPR) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Tahunan ke-XLVI Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (BKS-PTN Wilayah Barat) yang dilaksanakan di Palangka Raya. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antarperguruan tinggi negeri dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi, tata kelola kelembagaan, riset kolaboratif, serta pengabdian kepada masyarakat. Rapat tahunan tersebut dihadiri para pimpinan perguruan tinggi negeri anggota BKS-PTN Wilayah Barat yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia bagian barat. Forum ini membahas agenda penting terkait penguatan kebijakan akademik, transformasi digital pendidikan tinggi, kolaborasi riset lintas kampus, serta optimalisasi peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan nasional dan daerah.
Rektor Universitas Palangka Raya, Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UPR sebagai tuan rumah. Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan rapat ini tidak hanya menjadi kehormatan bagi UPR, tetapi juga menjadi peluang strategis untuk memperkenalkan potensi Kalimantan Tengah sebagai pusat pengembangan pendidikan, riset berbasis kearifan lokal, serta kolaborasi pembangunan berkelanjutan. “Saya meyakini, dan kiranya kita semua sepakat, bahwa masa depan pendidikan tinggi Indonesia—khususnya di PTN wilayah barat—tidak dapat dibangun hanya dengan logika persaingan. Kita tidak lagi cukup berbicara tentang siapa yang lebih unggul, siapa yang lebih cepat, atau siapa yang lebih besar. Tantangan yang kita hadapi terlalu kompleks untuk diselesaikan secara parsial dan individual. Kita perlu membangun ekosistem sinergi. Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat harus menjadi ruang strategis untuk menyatukan visi, menyelaraskan langkah, dan memperkuat kapasitas bersama”.
Ketua BKS PTN Barat, Prof. Marwan yang juga sebagai Rektor Universitas Syiah Kuala menyampaikan bahwa rapat tahuan ini diagendakan sebagao momentum untuk memperkuat kolaborasi PTN di dan menghasilkan rumusan serta program kerja strategis untuk satu tahun kedepan.
Ditempat yang sama, Gubernur Kalimantan Tengah yang diwakili oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Ir. Herson B Aden, M.Si menyampaikan apresiasi atas terlaksananya forum Rata BKS PTN Wilayah Barat di Palangka Raya. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap forum ini dapat menghasilkan rekomendasi atau terobosan nyata dalam mendukung kebijakan Pendidikan baik nasional maupun daerah serta termasuk penguatan sumber daya manusia dan optimalisasi sumber daya alam secara berkelanjutan.
Selain agenda sidang pleno dan komisi, kegiatan juga diisi dengan diskusi tematik yang menyoroti isu-isu aktual pendidikan tinggi, termasuk tata kelola perguruan tinggi yang akuntabel, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan jejaring kerja sama nasional dan internasional.
Melalui Rapat Tahunan ke-XLVI ini, BKS-PTN Wilayah Barat diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang konstruktif dan implementatif guna memperkuat daya saing perguruan tinggi negeri, serta mendorong kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa. Kehadiran para pimpinan PTN konsorsium BKS PTN Barat di Palangka Raya juga diharapkan semakin mempererat hubungan kelembagaan serta memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul, inklusif, dan berkelanjutan.